Kerinci – Pemerintah Kabupaten Kerinci terus mendorong peningkatan produksi dan produktivitas pertanian, khususnya komoditas padi sawah, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Tanam Perdana Padi Sawah Metode PM-AAS yang dilaksanakan di Sawah Kerapat, Desa Tebat Ijuk, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, Senin (5/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kerinci Monadi, Wakil Bupati Kerinci Murison, Ketua TP-PKK Kerinci Novra Wenti, Camat Depati Tujuh Indra Hermawan, para kepala desa, kelompok tani serta masyarakat sekitar.
Tanam perdana ini menjadi salah satu langkah dalam mendorong penerapan metode budidaya yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan pertanian dan hasil panen petani.
Bupati Kerinci Monadi saat dihubungi mengatakan, sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat Kerinci.
“Kita ingin sektor pertanian terus berkembang dan produktivitas petani meningkat. Karena itu, berbagai upaya dan inovasi dalam budidaya tanaman pangan harus terus kita dorong, termasuk melalui penerapan metode PM-AAS ini,” ujar Monadi.
Menurutnya, peningkatan produksi pertanian tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan dan kerja sama seluruh pihak, terutama kelompok tani dan masyarakat.
Mantan Camat Depati Tujuh ini, juga menekankan pentingnya pemanfaatan lahan pertanian secara optimal dengan tetap memperhatikan keberlanjutan.
“Harapan kita, kegiatan ini tidak berhenti pada tanam perdana saja. Hasil dan pengalaman dari penerapan metode ini nantinya bisa menjadi pembelajaran bagi petani lainnya, sehingga produktivitas pertanian di Kabupaten Kerinci dapat terus meningkat,” katanya.
“Pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian terhadap sektor pertanian melalui berbagai program yang dapat mendukung petani, mulai dari peningkatan produksi, pemanfaatan teknologi dan inovasi pertanian hingga penguatan ketahanan pangan daerah,”ungkapnya.
Sementara itu, kegiatan tanam perdana di Desa Tebat Ijuk mendapat perhatian dari para petani dan masyarakat setempat. Kehadiran pemerintah daerah bersama kelompok tani diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam mengembangkan sektor pertanian di Kecamatan Depati Tujuh.
“Dengan pengembangan metode budidaya dan keterlibatan aktif kelompok tani, diharapkan mampu memberikan dampak terhadap peningkatan hasil produksi serta pendapatan masyarakat,”Tutup Monadi.