Dipertanyakan Pekerjaan BWSS VI Di Desa Danau Tinggi Kerinci, Saluran Banyak Bocor

- Ahad, 05 April 2026, 01:37 PM

KERINCI, SJBNEWS.ID - Proyek Pembangunan Saluran Irigasi Sekunder tahun 2025 milik Balai Wilayah Sungai Sumatera VI ( BWSS), Di Dusun Seluk Limau Desa Danau Tinggi Spekspikasi Pekerjaan Perlu di pertanyakan.

Dari hasil Investigasi Sjbnews Sabtu 4 April ,Untuk Lokasi Saluran Irigasi milik BWSS Yang berada di belakang SD N Desa Danau Tinggi ,Dinding Saluran Terlihat Aman,Tetapi ada yang menjadi pertanyaan ,Kenapa Dinding Saluran tersebut tidak dilakukan penimbunan untuk penahan agar dinding saluran Bisa bertahan Lama.

Untuk Saluran Irigasi yang Paling ujung ,yang berlokasi di Dusun Seluk Limau,Saluran irigasi tersebut sudah Banyak yang bocor,ini tentu saja pada saat proyek tersebut di kerjakan Rekanan tidak di awasi secara ketat oleh pihak BWSS Jambi,

Dilihat dari banyaknya kebocoran pada saluran irigasi tersebut tentu saja akan berdampak terhadap Kerugian uang Negara yang di salurkan melalui Dirjen Pengairan jadi sia sia belaka.

SJBNEWS telah berusaha untuk Komfirmasi pada Pihak Rekanan yang mendapat Kontrak,Bertepatan untuk Saluran Paling ujung di Dusun Seluk Limau di kerjakan oleh Rekanan Asal Kerinci ,Sebutan Hari Hari Dian ,

Pengakuan DIAN,Saluran yang Bocor, itu Bukan Bocor, tetapi sengaja di lobangi untuk mengalirkan air k dalam sawah warga. Dari penuturan DIAN sangat tidak masuk akal, Sebab kebocoran yang terdapat pada saluran tersebut besar lobangnya,kemudian berpariasi,termasuk jarak lobang juga berpariasi, ada jarak satu meter,dan ada yang jarak tiga meter, dan lobang terlihat terjadi di sepanjang saluran Pekerjaan Milik DIAN.

Menurut sumber dari Warga ,yang dihimpun Sjbnews di Dusun Seluk Limau, Bukan saja Dinding saluran yang bocor,tetapi lantai kerja saluran tersebut juga sudah banyak yang pecah,Apalagi yang Retak ,ucap sumber.

Melihat kurang nya tanggung jawab Rekanan dalam mengerjakan Suatu Proyek, tentu pihak KPA,PPK Dan PPTK,dari BWSS Harus Memberi Sanksi terhadap Rekanan,Tidak hanya Pembiaran,akibat pekerjaan dikerjakan asal asalan ,Uang Negara menjadi tidak mencapai sasaran. (DILAS)


Tags

Berita Terkait

X